Tuesday, August 6, 2013

“EMAK INGIN NAIK HAJI” DAN HADIAH UNTUK ORANG TUA (KARYA TULIS)

Unknown

  Asma nadia memang penulis yang sangat berkarakter, semua karyanya bernafaskan islam serta sarat dengan moral yang terkandung, saya sendiri pencinta karya Asma Nadia, serta memiliki beberapa yang ada di lemari buku. Sejak kecil hobi saya memang membaca, sejak SD saya suka baca komik dan cerita anak, ketika masa SMP saya membaca novel dan cerpen yang sering berada dalam halaman koran, kecintaan dalam dunia kepenulisan dan sastra saya aspirasikan dalam kegiartan menulis, saya suka sekali menulis cerpen saat menginjak di bangku SMA. Saya memiliki sebuah band musik, saya pun bergairah untuk menulis lagu, kemudian teman-teman band saya menyukai lagu yang saya tulis. Menulis dan menggambar merupakan hobi saya, dari sanalah saya dapat menikmati hidup saya, menghilangkan resah di hati dan berjuta kelu kesah.

  Dalam jenjang perguruan tinggi, saya meneruskannya di Bandung, kota yang sejuk dan indah, lepas dari Jakarta yang penat dan gersang. Alasan meneruskan kuliah di Bandung, bukan alasan yang begitu saja, alasannnya adalah karena Ayah saya saat itu di mutasi ke daerah lain. Saya juga menikmati Bandung. Walaupun harus berpisah sementara dengan orang tua saya di Kalimantan.

   Dengan mengambil jurusan Manajemen di salah satu pergurauan tinggi di Bandung, saya mencoba menyesuaikan keadaan dan menjalani hidup sebagai mahasiswa, perbedaan 180 derajat saya alami saat ngekost di dekat Kampus, berbeda dengan kehidupan saat di rumah dengan Orang tua, namun saya mencoba tegar, dan sekuat tenaga mengisi hari-hari disini, inilah sesuatu menuju kemandirian.

   Waktu senggang pun saya isi dengan membaca novel, kumpulan cerpen, apalagi karya Asma N adia, kadang rangsang menulis saya timbul karena membaca salah satu karya Asma Nadia, ketika selesai selalu saya kirim ke Redaksi Majalah dan Koran. Saya berpikir dari pada karya yang saya hasilkan, cuma tersimpan di Hard Disk komputer lebih baik saya kirimkan, siapa tahu diterima kemudian dapata dipublikasikan, kalau nasib membawa saya, saya ingin jadi penulis seperti penulis favorit saya, Asma Nadia*

14 April 2010.....

   Akademik saya sudah mencapai tahap akhir yaitu menyusun skripsi, bagaimana tidak membingungkan judul yang saya ambil sangat menguras logika, namun saya berusaha untuk membereskan demi kelulusan dan gelar demi menuju dunia persaingan kerja.
Disaat sela-sela mengerjakan skripsi, saya berkunjung ke sebuah rental DVD dan CD, milik kawan saya, dia membuka usaha rental tersebut sudah lama, usaha ini milik beberapa kawannya yang mencoba membangun usaha bersama, ternyata usaha rental DVD dan CD tersebut cukup maju. Saat memilih film yang saya ingin ditonton, tiba-tiba saya melirik sebuah film “emak ingin naik haji” ketika itu saya teringat pada sebuah perjalanan 4 bulan yang lalu.

4 bulan yang lalu.....

   Saya berjalan-jalan di sebuah Mall dengan seorang kawan, sebenarnya hanya bertujuan membeli buku, namun teman saya mengajak saya berkeliling untuk berkeliling demi satu tujuan “Refresing” , keduanya memilih berjalan-jalan karena uang saku menipis di akhir bulan yang kering kerontang ini, tibalah di sebuah Bioskop Cinemax, disana terlihat film yang akan diputar sekarang dan akan datang, teman saya itu memanggil saya, lalu menunjuk ke sebuah gambar, dan ternyata itu poster film “emak ingin naik haji” yang diangkat dari cerpen asma nadia. Kala itu rangsang saya untuk menontonnya terbangkit, kawanku juga sependapat untuk menonton film tersebut, keduanya bingung karena satu hal “tidak memiliki uang lebih”, kesempatan masih banyak, lalu kita merencanakan akan menonton di awal bulan bersama kawan - kawan yang lain, dan kami pergi berlalu dari bioskop. 

  Kami melupakan janji tersebut, karena sibuk di semester  akhir yang melelahkan, tidak ada waktu luang,  penuh tugas,  yang menguras tenaga dan pikiran, dengan begitu nonton bareng “emak ingin naik haji” gagal kami realisasikan, sedangkan kegiatan sehari-hari dipenuhi dengan jadwal kuliah dan aktifitas lainnya.


                                                         *****

  Dalam rental DVD dan CD milik kawanku, akhirnya saya memilih film “emak ingin naik haji” yang pernah terlupakan, sang pemilik pun menceritakan bahwa film ini banyak yang meminjam, seminggu yang lalu seluruh persediaan habis, dan yang datang selalu menanyakan film tersebut, berarti film ini sangat bagus dan aku tak sabar menontonnya

   Gerimis datang di malam hari, saat aku memutar film tersebut di komputer, aku mencari temapat nyaman untuk menontonya agar dapat serius menontonnya, untuk cerpen asma nadia yang berjudul “emak ingin naik haji” aku belum sempat membacanya, namun sekarang aku bisa menonton filmnya, dan ternyata mengagumkan, menceritakan seorang wanita paruh baya yang ingin sekali pergi ke tanah suci.Kehidupannya bergantung pada hasil dari berjualan kue-kue di warung dan pesanan orang, memiliki seorang anak satu-satunya yang berjualan lukisan kadang menambah penghasilan juga, walaupun begitu wanita paruh baya tersebut tidak pantang menyerah untuk pergi ke tanah suci, anaknya pun ikut terdorong untuk membantu mimpi ibunya. Kisahnya sangat menarik membangkitkan kesadaran kita terhadap kehidupan dan kecintaan kita terhadap orang tua, di sela-sela film tersebut saya menagis, teringat Orangtua saya di Kalimantan. Ketika film itu selesai diputar saya menelpon ibu saya

  Dalam percakapan ibu saya menangis, karena saya memberi pernyataan bahwa saya rindu sekali denganya, sudah setahun kita tidak bertemu, alasan ongkos pergi ke Kalimantan merupakan hal membuat kami tidak bertemu, kita berbincang lama tentang berbagai hal, dari keadaan disana, keadaan di Bandung serta perkuliahan akhir saya. Saya meminta doa agar penyusunan skripsi yang akan segera dimulai akan lancar, Ibu saya sangat antusias, seluruh keluarga pasti mendukung untuk segera selesai dan wisuda sehingga dapat berkumpul.

   Saya semakin semangat untuk menyelesaikan kuliah saya, sungguh sebuh inspirasi yang terkandung dalam sebuah karya Asma Nadia mampu membuat perubahan dalam diri saya, saya lebih bersikap bijak, dan serius dalam usaha mencapai kesuksesan, membanggakan orangtua, mengabdi kepadanya sampai akhir hayatnya, merealisasikan rencana saya sebelumnya.

   Film “emak ingin naik haji” dari cerpen Asma Nadia, mampu mengetuk hati saya tentag kehidupan dan Orang tua, bagi saya orang tua adalah sebuah anugerah terindah, dialah yang membuat saya melihat dunia, menerima kasih sayang, dan belajar. Dari sisi lain untunglah setipa karya Asma Nadia yang pernah saya baca mampu membangkitkan gairah saya untuk menjadi lebih baik lagi. Sampai sekarang  ini saya selalu berusaha untuk  mengejar kelulusan, dan tak henti-henti menyusup skripsi, memberikan janji kepada ayah dan ibu saya untuk bisa pergi ke tanah suci, sehingga rukun islam mereka sempurna, mereka pun senang mendengarnya lalu terus menyumbang semangat kepada saya, itulah mimpi saya kepada mereka serta juga sebagai hadiah untuk mereka, semoga bisa tercapai. Amien.........


Terimakasih Asma Nadia atas karyanya....


* Karya tulis untuk lomba audisi penulisan Asma Nadia Inspirasiku

About the Author

Unknown / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 comments:

Post a Comment

Catatan Penulis & Arsip Pribadi

Powered by Blogger.

Instagram

Popular Posts

Contact Us

Name

Email *

Message *

Pages

Like us

http://melanialysandra.blogspot.com/

About me

Nama : Helmi Agusrizal Place/Date of Birth : Jakarta/august 02, 1988 Sex : Male Citizenship : Indonesia Marital status : Married Religion : Moslem E-mail address : Helmi.agusrizal@gmail.com Address : Pondok Budiasih (Saluyu), Jl. Ahmad Syam, Kampung Ciawi, Desa Cikeruh (RT/RW 02/04), Jatinangor – Sumedang, Jawa Barat. 45363 Phone : Mobile (081214613112) Formal Education : 2006 – 2010 IKOPIN, majoring in human resourch management, Jatinagor-Bandung 2003 – 2006 Senior High School in SMA YUPPENTEK 1 Tangerang, Banten-Serang 2001 – 2003 Junior High School in SMPN 19 Tangerang, Banten-Serang 1995 – 2001 Elementary School in SDN Dayung Tangerang, Banten-Serang 1993 - 1995 Kindergaten School in TK Nurul Islam Tangerang, Banten-Serang

Facebook

http://delighthomegarden.blogspot.com/

Entri Populer